Untuk material aspal daur ulang (RAP), agar dapat mengoptimalkan penggunaannya kembali dalam proporsi mulai dari 20% hingga 80%, beberapa tantangan teknis utama perlu diatasi. Tantangan tersebut meliputi penghilangan aspal tua dari permukaan RAP, gradasi agregat yang akurat, penghilangan partikel palsu dan gradasi semu, serta stabilisasi kandungan aspal permukaan dan aktivitasnya. Langkah-langkah ini bertujuan untuk meningkatkan konsistensi gradasi RAP, mendorong pencampuran dan penetrasi yang efektif antara aspal lama dan aspal baru, mengurangi variabilitas dalam campuran akhir, dan memastikan bahwa campuran aspal memenuhi semua standar kinerja teknis yang dibutuhkan. Oleh karena itu, pabrik daur ulang aspal RAP tipe menara diperlukan untuk melakukan pengupasan aspal secara moderat, perataan, dan penghilangan agregat palsu dan gradasi semu. Menanggapi kebutuhan ini, peralatan daur ulang dan pengolahan RAP khusus telah dikembangkan.
SurelLagi
Pabrik Pengolahan Aspal Stasioner mengadopsi metode fisik untuk mencapai pemisahan agregat lama dan aspal lama yang terbatas dalam RAP, sehingga memungkinkan manajemen klasifikasi RAP yang presisi. Pabrik pengolahan gradasi agregat RAP secara signifikan mengurangi fenomena ukuran partikel palsu dan variabilitas RAP, secara efektif memecahkan dan memperbaiki masalah utama terkait kandungan dan kinerja RAP, sehingga memaksimalkan pemanfaatan material. Sesuai kebutuhan, Peralatan Daur Ulang Agregat Aspal RAP dapat dibagi menjadi 2-5 kelas dan disimpan secara terpisah, biasanya dalam kategori berikut: 0-3-5-12-16-22 (25). Kontrol ketat terhadap kadar air dan agregasi pencampuran tetap dipertahankan. Dari segi proses, tersedia dua metode: penyaringan terlebih dahulu lalu penghancuran, atau penghancuran terlebih dahulu lalu penyaringan, tergantung pada kondisi kerja.
SurelLagi