Dua Kategori Peralatan Penghancur
Salah satu kategorinya adalah peralatan penghancur tipe kompresi, seperti penghancur rahang, penghancur gyratory, penghancur kerucut, dll. Peralatan ini cocok untuk menghancurkan bahan baku dengan indeks abrasi tinggi, dan menghasilkan kandungan bubuk batu yang rendah. Namun, bahan yang dihancurkan umumnya mengandung banyak partikel pipih dan memanjang, sehingga mengakibatkan kemampuan pemompaan yang buruk.
Kategori lainnya adalah peralatan penghancur tipe benturan, seperti penghancur benturan dan penghancur benturan poros vertikal (VSI). Peralatan ini dicirikan oleh rasio penghancuran yang besar, struktur sederhana, perawatan yang mudah, bentuk partikel produk yang sangat baik, dan kehilangan kekuatan tekan material yang kecil.
Dalam lini produksi pasir dan agregat skala besar, penghancur rahang atau penghancur gyratory biasanya digunakan untuk penghancuran primer, sedangkan penghancur kerucut, penghancur benturan, atau penghancur palu digunakan untuk penghancuran sekunder.
Mesin penghancur yang umum digunakan dalam lini produksi pasir dan agregat, beserta kelebihan, kekurangan, dan cakupan penerapannya, adalah sebagai berikut:
Penghancur Rahang
Keunggulan: Mesin penghancur rahang memiliki struktur sederhana, pengoperasian yang andal, ukuran kompak, bobot ringan, dan tinggi pemasangan yang rendah. Selain itu, mesin penghancur rahang memiliki bukaan pemasukan yang besar, bukaan pengeluaran yang dapat disesuaikan, dan biaya rendah.
Kekurangan: Mesin penghancur rahang dapat menghasilkan bentuk partikel produk yang buruk, kandungan partikel pipih dan memanjang yang tinggi. Mesin penghancur rahang memiliki hasil produksi yang rendah, dan memerlukan pemasukan paksa. Akan terjadi keausan bantalan yang cepat pada mesin penghancur rahang.

Penghancur Rahang
Lingkup Aplikasi: Mesin penghancur rahang memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai kekerasan batuan. Mesin penghancur rahang umumnya digunakan untuk penghancuran primer bahan baku. Ketika digunakan untuk penghancuran sekunder, mesin penghancur rahang perlu diperkecil ukurannya.
Penghancur Putar
Keunggulan: Kapasitas pemrosesan mesin tunggal yang besar, konsumsi energi per unit rendah, bentuk partikel produk yang sangat baik. Model ukuran sedang dan besar memungkinkan pengumpanan kontinu tanpa memerlukan pengumpan.
Kekurangan: Struktur kompleks, dimensi besar, bodi mesin tinggi, perawatan sulit, biaya tinggi, bukaan pemasukan kecil, dan beban kerja teknik sipil yang besar.

Lingkup Aplikasi: Cocok untuk batuan dengan semua tingkat kekerasan. Umumnya digunakan sebagai peralatan penghancuran primer dalam jalur produksi agregat; model kecil juga dapat diaplikasikan dalam penghancuran sekunder.
Penghancur Kerucut
Keunggulan: Pengoperasian yang andal, hasil produksi tinggi, ukuran produk seragam, dan keausan lapisan dalam rendah.
Kekurangan: Struktur kompleks, kebutuhan perawatan tinggi, ketinggian pemasangan besar, dan biaya tinggi.

Lingkup Aplikasi: Memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap berbagai tingkat kekerasan batuan. Ini adalah peralatan penghancuran sekunder atau penghancuran halus yang paling umum digunakan dalam lini produksi agregat.
Penghancur benturan
Keunggulan: Mesin penghancur benturan memiliki rasio penghancuran yang besar, ukuran produk yang halus, dan bentuk partikel yang sangat baik. Mesin penghancur benturan memiliki konsumsi energi yang rendah dan struktur yang sederhana.
Kekurangan: Batang peniup dan pelapis penghancur benturan rentan terhadap keausan, sehingga mengakibatkan beban kerja yang berat untuk penggantian dan perawatan; emisi debu yang serius, penghancur benturan tidak cocok untuk menghancurkan plastik dan material kental.

Lingkup Aplikasi: Mesin penghancur tumbukan cocok untuk menghancurkan batuan dengan kekerasan sedang, digunakan dalam penghancuran sekunder dan pembuatan pasir. Saat ini, beberapa model mesin penghancur tumbukan skala besar juga diterapkan dalam penghancuran primer.
Penghancur Palu
Keunggulan: Rasio penghancuran besar, hasil produksi tinggi, bentuk partikel produk yang baik, dan proporsi material halus yang tinggi.
Kekurangan: Palu cepat aus dan perlu sering diganti; emisi debu yang tinggi selama pengoperasian; pemrosesan material dengan kadar air di atas 12% dan material kental menjadi tidak efektif.

Lingkup Aplikasi: Cocok untuk menghancurkan batuan dengan kekerasan sedang, umumnya digunakan sebagai peralatan penghancur halus; dilengkapi dengan jeruji untuk pembuatan pasir, tetapi aplikasinya relatif terbatas dalam beberapa tahun terakhir.
Untuk lini produksi agregat skala besar dan ultra-besar, peralatan penghancur skala besar yang sesuai dengan skala produksi harus digunakan. Jumlah peralatan penghancur untuk proses yang sama tidak boleh kurang dari 2 set. Prioritas harus diberikan kepada produk jadi yang memiliki efisiensi tinggi, hemat energi, dan ramah lingkungan.

